UDIN, JONO, DAN ZAHRA YANG TIDAK PERNAH SELESAI
PROLOG: Catatan Dari Aku. Kata Ayahku, hidup itu seperti ngopi. Kadang pahitnya kebanyakan, kadang manisnya kelupaan diaduk. Kata Udin, hidup itu seperti parkir liar. Kadang kamu sudah jaga motor orang seharian, yang punya motor lupa bayar. Kata Jono, hidup itu seperti gorengan. Enaknya pas anget. Dan kata Zahra, hidup itu... Zahra tidak pernah bilang apa-apa. Zahra cuma senyum. Dan dari senyumnya itu, kami jadi banyak mikir. BAB 1: Udin Udin adalah teman paling setia yang pernah aku kenal. Dia punya teori bahwa semua masalah di dunia ini bisa selesai dengan dua cara: tidur, atau makan. Jika dua-duanya tidak mempan, berarti masalahnya serius dan harus ditunda besok. Udin itu tukang parkir di depan kampus. Tapi cita-citanya jadi astronot. Udin jatuh cinta sama Zahra sejak semester 3. Itu cinta yang paling murni, karena Udin bahkan tidak berani nanya Zahra pulang naik apa. Aku tanya, "Zahra itu menurutmu apa, Din?" Udin jawab, "Zahra itu kayak helm ...