HADITS QUDSI PENAHAN ADZAB
Hadits ini masyhur di lisan para sufi, dibawa oleh Al-Imam Al-Ghazali dalam Ihya' Ulumuddin Juz 1, Kitab Adab al-Mu'asyarah, dan diriwayatkan pula oleh Al-Baihaqi, Abu Ya'la, dan Al-Hakim. Derajatnya dha'if sanadnya tapi shahih maknanya, karena maknanya bersesuaian dengan firman Allah: وَلَوْلَا دَفْعُ اللَّهِ النَّاسَ بَعْضَهُمْ بِبَعْضٍ لَفَسَدَتِ الْأَرْضُ #### 1. Lafadz Lengkap النص العربي: يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى: لَوْلَا شُيُوخٌ رُكَّعٌ، وَشَبَابٌ خُشَّعٌ، وَأَطْفَالٌ رُضَّعٌ، وَبَهَائِمُ رُتَّعٌ، لَصَبَبْتُ عَلَيْكُمُ الْعَذَابَ صَبًّا Transliterasi: Lawlā syuyūkhun rukka'un, wa syabābun khusysya'un, wa athfālun rudda'un, wa bahā'imu rutta'un, la shababbtu 'alaykumul-'adzāba shabban. Terjemah Qudsi: Allah Ta'ala berfirman: "Jika bukan karena hamba-hamba-Ku yang tua renta yang masih membungkuk ruku', dan para pemuda yang khusyu' hatinya, dan bayi-bayi yang masih menyusu, dan hewan-hewan ternak yang merumput...