Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

HADITS QUDSI PENAHAN ADZAB

Hadits ini masyhur di lisan para sufi, dibawa oleh Al-Imam Al-Ghazali dalam Ihya' Ulumuddin Juz 1, Kitab Adab al-Mu'asyarah, dan diriwayatkan pula oleh Al-Baihaqi, Abu Ya'la, dan Al-Hakim. Derajatnya dha'if sanadnya tapi shahih maknanya, karena maknanya bersesuaian dengan firman Allah: وَلَوْلَا دَفْعُ اللَّهِ النَّاسَ بَعْضَهُمْ بِبَعْضٍ لَفَسَدَتِ الْأَرْضُ #### 1. Lafadz Lengkap النص العربي: يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى: لَوْلَا شُيُوخٌ رُكَّعٌ، وَشَبَابٌ خُشَّعٌ، وَأَطْفَالٌ رُضَّعٌ، وَبَهَائِمُ رُتَّعٌ، لَصَبَبْتُ عَلَيْكُمُ الْعَذَابَ صَبًّا Transliterasi: Lawlā syuyūkhun rukka'un, wa syabābun khusysya'un, wa athfālun rudda'un, wa bahā'imu rutta'un, la shababbtu 'alaykumul-'adzāba shabban. Terjemah Qudsi: Allah Ta'ala berfirman: "Jika bukan karena hamba-hamba-Ku yang tua renta yang masih membungkuk ruku', dan para pemuda yang khusyu' hatinya, dan bayi-bayi yang masih menyusu, dan hewan-hewan ternak yang merumput...

Postingan Terbaru

Kitab Adab Persahabatan dan Persaudaraan

Cecep dan Ayah yang Sudah Menjadi Cahaya

WAHYU WIT JATI SEJATI

SYARAH DUA HADITS TENTANG PAKAIAN IMAN

UDIN, JONO, DAN ZAHRA YANG TIDAK PERNAH SELESAI

CECEP MUHAMMAD BELAJAR SYUKUR

CM, LIA, AYU - Seayah

WAHYU ADIMAKAYASA

Falsafah Plat N 9471 LE - Dari Niat Sampai Eling

ALHAMDULILLAH LIMA KALI