Untuk Chairil Anwar



Batu Nisan 
Tertulis nama dibatu nisan
Bukan kematian namun masih berjalan

Luas ampunanmu bila ombak beriak
Bagai mangga ranum namun masak 


Terpajang 
Terlihat jelas dimata masa
Wajah bertukar seketika 

Menuliskan sajak cinta, tinta habis 
Peka akan rasa, berharap cemas


Kupu Malang 
Bertemu lalu berseteru
Berpaling kemudian menggerutu

Pergi terbang dengan cepat, tanpa berpamitan
Takut memang ada luka bekas sengatan sang macan 

Luka menganga

Membujang ingatan dalam kepalaku
Getaran ombak samudera
Sadarkan dua puluh lima tahun berlalu

Mungkin dalam diam
Ia membodohiku

Malang, 29 Januari 2025
sarungbandel

Sumber : 






















Komentar

Postingan Populer